YOUTH FOR THE FUTURE

SELAMAT DATANG DI BLOG PMR UNIT SMPN 18 KOTA BOGOR

Rabu, 06 Oktober 2010

12 Manfaat Makanan Berserat

Mengapa kita selalu diingatkan untuk cukup mengkonsumsi makanan berserat seperti buah-buahan, sayur-mayur, roti gandum, atau kacang-kacangan? Ini alasan-alasannya.

Membantu mengatasi diabetes
Serat larut dapat membantu memperlambat pemecahan dan penyerapan glukosa. Jadi sekalipun hormon insulin penderita diabetes jumlahnya terbatas, tidak akan sampai kewalahan melayani glukosa yang beredar dalam darah.

Mencegah Sembelit
Sembelit terjadi jika kita lebih banyak menyantap makanan olahan pabrik dan kurang mengkonsumsi makanan berserat. Akibatnya, akan sulit mengeluarkan kotoran dari dalam tubuh. Konsumsilah cukup serat agar bab (buang air besar) lancar. Jika bab lancar dan tidak perlu dilakukan sambil mengejan, kita akan terhindari dari kemungkinan wasir, bisul usus, hingga hernia.

Membantu menurunkan berat badan
Makanan kaya serat biasanya rendah lemak, sehingga bisa membantu mengurangi total asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, mengkonsumsi banyak makanan berserat cepat menimbulkan rasa kenyang, karena di dalam lambung serat makanan menyita banyak tempat. Dengan begitu, kita tidak sering diganggu rasa lapar, sehingga tidak ingin sering-sering mengudap makanan.

Membuat awet muda
Makanan kaya serat seperti buah-buahan dan sayur mayur juga kaya antioksidan yang bisa melawan radikal bebas sebelum menimbulkan kerusakan pada sel-sel tubuh. Dengan begitu, bisa menghambat penuaan, juga merangsang pertumbuhan atau regenerasi jaringan.

Membantu proses detoksifikasi
Serat memudahkan sampah makanann dan sisa metabolisme dibuang pada waktunya, sehingga tidak sampai terfermentasi oleh bakteri pembusuk. Bersamaan dengan gerakan maju mendorong di dalam usus, serat dalam sampah makanan sekaligus bekerja mengikis endapan kotoran yang terdapat pada dinding usus. Dengan demikian membantu proses detoks.

Membantu mencegah kanker usus besar dan kanker payudara
Serat bekerja mengusir kanker dengan dua cara, pertama menyerap cairan sehingga menurunkan konsentrasi zat pencetus kanker dalam usus besar. Kedua, mempercepat waktu transit sampah makanan di usus, sehingga usus tidak terlalu lama tercemar senyawa karsinogenik tersebut.

Bagi wanita, serat juga membantu mencegah kanker payudara dengan cara membantu penyerapan hormon estrogen. Karena estrogen yang tidak bisa diserap dengan baik akan kembali beredar di dalam tubuh dan memicu berbagai gangguan, diantaranya kanker payudara.

Membantu menurunkan kolesterol
Jenis serat yang larut dalam air umumnya bisa mengikat kolesterol dalam makanan, sehingga tidak terserap ke dalam tubuh, lalu mengeluarkannya bersama kotoran (faeces). Sedangkan pektin (baca Serat Makanan dan jenisnya) bisa mengikat asam empedu yang beredar dalam sistem pencernaan. Untuk mengembalikan kadar asam empedu yang berkurang, organ hati akan menarik kolesterol dalam darah untuk diubah menjadi asam empedu. Dengan begitu, kadar kolesterol dalam darah tetap normal.

Memperindah kulit rambut & kuku
Makanan kaya serat seperti buah-buahan dan sayur mayur juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan rambut, kulit dan kuku, seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin B, asam folat, zat kapur, zat besi, magnesium, dan fosfor. Sedangkan gandum utuh atau beras merah, kacang-kacangan, dan biji-bijian akan memberikan asam lemak esensial. Unsur-unsur tersebut akan membuat kulit halus dan bersinar, rambut lebih lembut serta tumbuh lebih subur dan kuku tumbuh sehat dan indah.

Membantu mengatasi anemia
Kurang menkonsumsi makanan yang mengandung zat besi akan membuat Anda mudah terkena anemia (kurang darah). Sumber zat besi yang baik adalah ikam dan daging merah. Namun jika Anda rajin menyantap sayuran hijau, Anda juga akan mendapatkan pasokan zat besi, tapi syaratnya harus dibarengi vitamin C. Jadi minumlah segelas jus jeruk orange sebelum mengkonsumsi sepiring sayuran hijau dengan makanan lainnya.

Mencegah Usus Buntu
Cukup makan serat makanan akan membantu melunakkan sampaj makanan sehingga tidak menginap terlalu lama di dalam usus besar. Hal itu bisa mencegah sebagian sampah makanan nyasar ke dalam usus buntu. Sehingga kemungkinan terjadinya radang usus buntu bisa diperkecil.

Membantu perkembangan bakteri baik dalam usus
Makanan kaya serat juga merupakan nutrisi yang cocok untuk kehidupan bakteri 'baik' di dalam usus besar, tetapi tidak disukai bakteri patogen (yang menimbulkan penyakit). Karena itu, banyak mengkonsumsi makanan berserat juga membantu menunjang perkembangan bakteri baik. Sehingga pencernaan dan tubuh kita akan lebih sehat, karena lebih banyak terdapat bakteri 'baik' daripada bakteri patogen di dalam usus.

Memperbaiki mood
Selagi tidur, kondisi tubuh seperti saat ketika berpuasa singkat, kadar gula darah juga rendah. Makan makanan berserat seperti roti gandum atau nasi beras merah sebagai sarapan akan membantu membuat kadar gula dalam darah kita tetap stabil. Sehingga kita mendapat cukup energi sampai tiba waktu makan siang.

Hindari makan berlebihan makanan yang telah diproses di pabrik atau yang kadar gulanya tinggi, seperti biskuit, cake, kue bolu, atau minuman cola. Makanan semacam itu membuat tubuh langsung memproduksi gula darah dalam kadar tinggi, tapi sifatnya hanya sementara, Sehingga sesudahnya kita akan kembali merasa lesu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar